Apakah Anak Anda Tantrum? Atasi dengan Kalimat Sugesti Ini!

 41 total views,  2 views today

Menghadapi Anak Tantrum

Mengatasi anak tantrum merupakan tantangan tersendiri bagi orang tua. Seperti yang telah kita ketahui bahwa anak tantrum menunjukkan gejala yang ekstrem. Seperti misalnya, si kecil marah jejeritan, membanting sesuatu di sekitarnya, guling-guling, sampai melukai diri sendiri dan orang di sekitarnya. 

Tantrum sendiri biasanya terjadi pada anak usia 2 tahun. Dan gejalanya berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Pada usia tersebut, anak memiliki keterbatasan bahasa. Sehingga, anak cenderung mengekspresikannya dengan cara menangis dan mengamuk. Ini merupakan salah satu penyebab anak tantrum. Adapun penyebab lainnya datang dari aspek psikologi, seperti autisme dan depresipsikologis. 

Menghadapi anak tantrum memang tidak mudah. Kami sangat menyadarinya. Oleh sebab itu, kami ingin membagikan tips untuk menghadapi anak tantrum. Setidaknya cara ini bisa membuat Anda lebih tenang dalam menghadapi anak. Cara ini bisa diterapkan untuk semua anak tantrum, termasuk anak yang memiliki gangguan psikologis. 

Cara Mengatasi Anak Tantrum 

Cara ini terasa sangat mudah bagi Anda yang ingin benar-benar menenangkan anaknya. Cara yang akan Anda lakukan adalah menyampaikan pesan khusus kepada anak Anda. Pesan khusus atau sugesti merupakan bagian dari hipnoterapi.

Pertama, Anda harus tenang. Jangan sekali-kali menghadapi anak tantrum dengan marah-marah. Ini akan membuat tantrum semakin parah. Ketika Anda mendapati si kecil tantrum, beri waktu anak untuk menangis atau melampiaskan emosinya. Sembari Anda menenangkan diri, tetap pantau keadaan sekitar anak, apakah ada benda berbahaya atau tidak. 

Kedua, gendong atau peluk si kecil. Tanyakan anak Anda ingin apa. Jika tidak juga berhenti, tunggu saja anak sampai diam. Tantrum pada anak akan berakhir ketika ia kelelahan. Temani sampai anak menjadi tenang dan tidur. 

Ketiga, sampaikan pesan khusus atau sugesti kepada anak. Contoh sugestinya antara lain:

  • “Adek, ibu dan ayah sayang sama adek. Jika ibu dan ayah membuat adek sedih, ibu dan ayah minta maaf ya. Mulai sekarang dan seterusnya, jika adek membutuhkan sesuatu bilang yaa.. ibu dan ayah akan membantu adek.” 
  • “Adek, tidur yang nyenyak ya. Mulai besok dan seterusnya adek semakin lancar berbicara dan lebih percaya diri.. Ayah dan ibu sangat bangga dan sayang sama adek.”

Keempat, ulangi sugesti di atas setiap kali anak bermain dan menjelang tidur. Dan jangan lupa untuk selalu memberikan perhatian kepada anak. 

Baik, itulah cara yang bisa Anda lakukan untuk menghadapi anak tantrum. Jika Anda ingin memiliki masalah seputar parenting atau psikologis lainnya, Anda bisa mengikuti hipnoterapi dari IHA (Indonesia Hypnosis Association). 

Untuk informasi jadwal dan terapi silakan hubungi Mbak Dina (admin) 085329999633. Atau klik link berikut ini.

Sekian, artikel yang bisa saya bagikan hari ini, dan semoga bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Terima kasih.

Baca juga: Cara Mengatasi Anak Remaja Depresi