Ampuh! Cara Mengatasi Kecanduan Media Sosial pada Anak dengan Hipnoterapi 

 29 total views,  1 views today

cara mengatasi kecanduan media sosial pada anak

Menelusuri media sosial telah menjadi aktivitas yang semakin populer akhir-akhir ini. Terlebih saat pemerintah memutuskan sekolah secara online, anak-anak sangat mudah mengakses media sosial. Meskipun sebagian besar penggunaan media sosial oleh orang-orang tidak bermasalah, ada sebagian kecil pengguna yang menjadi kecanduan situs jejaring sosial, yaitu anak-anak. Simak artikel berikut ini untuk mengetahui cara mengatasi kecanduan media sosial pada anak…

Kecanduan media sosial mengacu pada gangguan kompulsif atau dorongan tak tertahankan untuk menggunakan media sosial dengan mengorbankan hal lain. Korban merasa sangat putus asa dan gelisah ketika terputus dari aktivitas online.

Dampak Negatif Media Sosial Pada Anak

Meskipun kecanduan media sosial berbeda dengan dengan kecanduan merokok dan alkohol, kecanduan medsos ini juga berdampak negatif pada korbannya, seperti:

  1. Gangguan kesehatan seperti nyeri leher dan nyeri ibu jari.
  2. Menjadi korban cyberbullying atau pelaku cyberbullying. 
  3. Terpapar konten dewasa dan kekerasan. 
  4. Sindrom gambar yang memuat konten sensitif.
  5. Sindrom kecemasan sosial.
  6. Tingkat percaya diri yang rendah. 
  7. Gangguan anti sosial.
  8. Kurangnya kemampuan komunikasi. 

Ciri-Ciri Anak yang Kecanduan Media Sosial 

  1. Menggunakan media sosial selama berjam-jam.
  2. Lebih sedikit berbicara dan berinteraksi dengan teman di kehidupan nyata.
  3. Menggunakan media sosial pada waktu makan.
  4. Selalu mengacu pada pembaruan media sosial.
  5. Suka menyendiri. 
  6. Sering menunda pekerjaan dan tugas lainnya.
  7. Mengalami gangguan makan saat menggunakan gadget.

Cara Mengatasi Kecanduan Media Sosial pada Anak

1. Orang Tua Sebagai Role Model 

Jangan jadi orang tua yang buruk muka cermin dibelah ya bund.. pastikan jika perilaku Anda selama ini sudah pantas ditiru oleh anak-anak Anda. 

Orang tua yang cerdas hendaknya tidak menggunakan media sosial sesuka hati. Kemudian, buatlah kesepakatan dengan anak Anda, seperti: tidak boleh bermain media sosial saat mengerjakan tugas dan makan.

2. Cari Alternatif untuk Media Sosial

Mungkin, anak Anda bermain media sosial karena merasa bosan. Lalu, mengapa kita tidak bisa mengalihkan kebosanannya dengan hal-hal yang lebih menarik dan bermanfaat? Coba diskusikan dengan anak Anda apa saja kegiatan yang mereka inginkan. 

Berikut ini, saya memiliki referensi yang bisa Anda tawarkan kepada anak Anda:

  • Permainan dan aktivitas luar ruangan
  • Permainan papan
  • Berkunjung ke rumah nenek di desa.
  • Membaca dan menulis
  • Bercocok tanam

3. Terapkan Rutinitas Keluarga

Rutinitas kegiatan yang dilakukan bersama keluarga, mampu meminimalkan waktu anak bermain medsos. Karena dengan berkegiatan bersama di rumah mempermudah orang tua mengawasi anak dalam bermain medsos.Rutinitas keluarga yang bisa Anda terapkan antara lain, sarapan bersama, nonton bersama, makan malam bersama, bercerita sebelum tidur, dan lain lain. 

4. Berikan Pengertian Kepada Anak 

Orang tua perlu menjelaskan dampak baik dan buruk dari media sosial, agar mereka mengerti mengapa mereka dilarang bermain medsos berlebihan. 

5. Mengikuti Sesi Hipnoterapi 

Terapi ini memanfaatkan teknik mempengaruhi pikiran bawah sadar seseorang agar mau mengikuti perintah terapis yang bersifat halus dan tidak memaksa si kecil. Tujuan dari hipnoterapi ini adalah membuat anak mengerti dan menerima bahwa media sosial itu buruk dan tidak baik bagi dirinya. Sehingga, perubahan setelah hipnoterapi terjadi atas kemauan klien itu sendiri.

Jika Anda berminat mengikuti sesi hipnoterapi, silakan hubungi Mbak Dina (Admin Indonesian Hypnosis Asosiation): 085329999633. Atau klik link berikut ini.

Sekian, artikel yang bisa saya bagikan hari ini, dan semoga bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Terima kasih.

Baca juga: Cara Mengatasi Anak yang Mudah Marah (Tantrum) dengan Hipnoterapi