Ampuh! Inilah Cara Mencegah Anak Terlambat Bicara (Speech Delay) 

 34 total views,  1 views today

cara mencegah anak terlambat bicara

Islam telah menaruh perhatian terhadap pentingnya bahasa dalam kehidupan manusia. Sementara itu, Rasulullah juga menganjurkan para orang tua untuk melatih anak-anak berbicara sejak usia dini agar perkembangan anak tidak terlambat. Lalu, bagaimana cara mencegah anak terlambat bicara atau speech delay? Simak penjelasan berikut ini.. 

Mempelajari Kata (Nama Benda) dalam Islam

Allah SWT berfirman: “Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para malaikat lalu berfirman, ‘Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda jika itu memang benar! Mereka menjawab ‘Mahasuci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Sejujurnya Engkau lah yang Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana” (QS Al-Baqoroh: 31-32).

Mempelajari nama benda berarti mempelajari kata. Dengan memahami kata, mempermudah hubungan kita dengan Allah SWT dan juga dengan manusia. Kita bisa memahami firman Allah SWT untuk pedoman hidup. Di samping itu, kita bisa berkomunikasi dengan sesama manusia, dan inilah yang membedakan penciptaan kita dengan makhluk lainnya. 

Cara Melatih Anak Berbicara

Dalam kaitannya mendidik anak, mengajarkan kata wajib dilakukan sejak usia dini. Peran orang tua sangat besar dalam mengajarkan kata sehingga nantinya anak memiliki kemampuan berbicara yang baik. 

Bagaimana cara agar si kecil bisa berkomunikasi dengan baik? Berikut ini langkah-langkahnya

1. Mengajak Anak Anda Bicara 

Allah menitipkan anugerah yang indah kepada Anda, yaitu anak. Sudah menjadi kewajiban Anda sebagai orang tua untuk menjaga dan mendidik anak dengan baik. Tumbuhkan sikap care atau peduli dalam diri Anda. Mengapa? Karena dengan kepedulian, Anda mampu melakukan semuanya dengan senang hati termasuk dalam hal mendidik Anak. 

Saya harap Anda tidak keberatan mengajak ngobrol si kecil meskipun mereka tidak mengetahui maksud Anda. Berbicaralah secara jelas dan terang agar pikiran bawah sadarnya merekam dengan benar. Sehingga, pada waktunya ia mampu berbicara, kata yang diucapkan pun tepat. 

Mengajak ngobrol anak bisa menstimulasi kemampuannya berbicara dan merespon. Selain itu, sikap care Anda terhadap si kecil pun semakin meningkat. Selain itu, Anda juga bisa mengkombinasikan kegiatan ini dengan bernyanyi dan membaca buku untuk si kecil. 

2. Mengajarkan Cara Merespon Suara 

Melatih anak cara merespon suara menstimulasinya untuk memahami perkataan orang lain. Selain itu, mencerna suara anak punya bahan yang disampaikan untuk bicara. 

Kegiatan ini bisa Anda lakukan ketika si kecil memasuki usia 3 bulan atau pada saat si kecil sudah mulai merespon ocehan Anda.

3. Melatih Cara Memaknai Gambar 

Langkah selanjutnya, Anda bisa melatih anak Anda untuk memaknai gambar agar ia merekam banyak kosa kata. Sehingga, nantinya saat ia mulai terlatih berbicara, ia bisa mengatakannya dengan sempurna. 

Contoh kegiatan ini misalnya, tunjukkan gambar mobil dan jelaskan apa kegunaan mobil. Kenalkan gambar-gambar di sekitar anak Anda.

Ketiga langkah di atas bisa Anda mulai ketika usia anak 0 bulan. Loh mereka kan belum mengerti kita bicara apa? Tenang bunda, meskipun anak tidak bisa mengontrol pikiran sadarnya, namun ia memiliki sensor yang kuat dalam pikiran bawah sadarnya. Semua yang ia lihat dan dengar akan tersimpan dengan rapi dalam pikiran bawah sadarnya untuk kemudian ia recall (memanggil kembali) memorinya saat ia mampu. 

Lakukan tips tersebut untuk anak Anda, jika Anda memiliki masalah berkaitan dengan parenting atau anak Anda, silakan berkonsultasi dengan Master kami dengan cara menghubungi Mbak Dina (Admin Indonesian Hypnosis Asosiation): 085329999633. Atau klik link berikut ini.

Sekian, artikel yang bisa saya bagikan hari ini, dan semoga bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Terima kasih.

Baca juga: Cara Mengatasi Anak yang Tidak Mau Menggosok Gigi